Sumber: Agar Posting Blog tidak bisa di Copy Paste! | jagoBlog.com
Tampilkan postingan dengan label parenting. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label parenting. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 Februari 2018

"Jika kamu sudah besar, akan menyelesaikan masalah apa?"

Jamie Casap mengatakan: jangan menanyakan pada anak2 "nanti kalau sudah besar kamu mau jadi apa?" Tapi tanyakanlah "kalau kamu sudah besar, masalah apa yg kamu mau selesaikan?" Karena pertanyaan itu merubah alur percakapan dari "kamu mau bekerja untuk siapa" ke "apa yang harus saya pelajari ya agar bisa menyelesaikan hal tersebut?"

Saya menemukan kutipan ini sangat menarik.... Dan benar! Kl anak mau jd presiden, berarti dia bekerja utk rakyat. Pilot umumnya bekerja utk org atau perusahaan. Dokter bekerja untuk rumah sakit. Polisi untuk negara. Dan seterusnya. Anak hanya fokus untuk menjadi seseorang... Tidak merubah sesuatu.

Tapi kalau pertanyaan nya di ganti dan jwbn nya: 'menyelesaikan masalah sampah', atau.. 'menghentikan peperangan di dunia', atau.. 'melindungi satwa yang semakin langka', atau 'menghapuskan kemacetan di muka bumi', atau bahkan 'menghilangkan kesalah-asuhan orangtua thd anaknya', maka...

Bayangkan apa yg kita pny 30-40th ke depan!
SEMUA Sampah di daur ulang mjd hal yg bermanfaat, dunia damai, tidak ada satwa yg punah, mungkin tercipta mobil terbang dg harga terjangkau dan anak2 yg bahagia dg pengasuhan prima! Luar biasa...

Dan mereka akan menjadi pakar2 di bidang2 unik yg mungkin belum banyak atau pernah terjamah sebelumnya.

Kadang....
Karena kita tidak belajar cara pengasuhan yang benar, kita jadi mengikuti gaya pengasuhan 'orang2 terdahulu' sampai2 cara kita bertanya pada anak pun plek ketiplek kita tiru. Kalau ilmu tidak bertambah, cara tidak berubah, Hal yg diajarkan juga yang Itu-itu saja... Maka hasil jelas akan sama. Dr generasi ke generasi jawaban soal cita2 ya begitu gitu sj. Paling geser dari jurnalis ke youtuber, mengikuti perkembangan teknologi. Tp tidak menyelesaikan masalah.

Jadi mari rubah.
Ajak anak2 memikirkan cara menyelesaikan masalah.
Ketrampilan ini memang ilmu tingkat tinggi. Jangankan anak kecil, org dewasa saja kadang susah setengah mati.
Kalau di grup wa sy yang membernya dilatih menyelesaikan masalah mereka sendiri sj, belum tentu bisa kelar 3 malam 3 hari.
Tapi kalau mereka berhasil, mereka akan puas skali karena solusi muncul dr diri mereka sndiri.
Dan hidup di dunia, penuh masalah.
Didiklah anak anda utk bisa menyelesaikannya.
Dengan cara....
Tanyakanlah pertanyaan yg sedikit lebih berfaedah.
Agar kehidupan di masa depan bisa lebih indah.

"if you don't ask the right questions, you won't get the right answers" - Edward Hodnett

#sarrarisman

*jika dirasa manfaat, tidak perlu izin untuk membagikan artikel ini


Rabu, 31 Januari 2018

Seminar Fitrah Dengan Ust Harry

*SEMINAR FITRAH BASED EDUCATION*

🍂🌸🍃 *_Harry Santosa_*

------------------------

*Mengapa ada Fitrah Manusia?*

Manusia adalah sentra peradaban. Manusialah yang ditugasi untuk membangun peradaban dengan peran peran peradaban baik peran individual maupun peran komunal di atasnya, termasuk peran keluarga, peran bangsa dstnya.

Semua peran peran itu adalah “alasan keberadaan” manusia di muka bumi untuk memenuhi “ultimate purpose” atau alasan penciptaan manusia untuk beribadah hanya kepada Allah semata dan untuk menjadi khalifah. Sulit dikatakan bahwa manusia sudah beribadah dan sudah menjadi khalifah, apabila tidak memiliki atau tidak menjalani peran peradabannya di muka bumi. 

Peran peran itu dalam skala individu misalnya peran sebagai ayah, peran sebagai ibu, peran sebagai pemakmur bumi, peran sebagai pemberi jasa atau solusi (profesi, bisnis, akademis) dsbnya. Ada pula peran dalam skala komunal, misalnya peran keluarga, peran organisasi, peran komunitas, peran bangsa dsbnya yang merupakan kolektifitas produktif dari peran peran individual.  Jika peran peran itu “accomplished” dengan baik dengan ukuran banyak manfaat sesuai syariat dengan adab/akhlak mulia maka barulah kita dianggap menuntaskan alasan penciptaan kita yaitu sebagai Hamba Allah dan sebagai Khalifah.

Allah SWT tentu memberi peran atau tugas bagi manusia bukan tanpa bekal, maka diberikanlah 4 bekal yaitu berupa Fitrah yang terinstal sejak lahir dalam diri manusia, bumi/alam semesta, umur/kehidupan dan Kitabullah.

Terkait fitrah manusia maka Allah berikan landasannya di dalam Kitabullah, 

QS:30:30 ” maka hadapkanlah wajahmu pada agama dengan hanif (lurus), (tetaplah) pada fitrah Allah, yang telah menciptakan manusia atas fitrah itu. Tidak ada perubahan pada ciptaan (khalq) Allah. Itulah agama yang qoyim (kokoh). Namun kebanyakan manusia tidak mengetahuinya” 

Hadits: “Setiap bayi yang lahir dalam keadaan fitrah, maka orangtua/lingkungan lah yang merubahnya menjadi Yahudi, Nasrani atau Majusi” 

Ingin tahu lebih lanjut tentang....
*Apa itu Fitrah?*
*Apa itu FBE?*
*Apa saja fitrah itu?*
*Bagaimana Penerapan FBE di dalam Keluarga?*

Yyyuuuuukkkkk ikuti Seminar FBE

📆 *Hari/Tanggal :  Rabu, 7 Februari 2018*

⏰ *Pukul : 09.00 - 11.00 Wib*

🕌 *Tempat Masjid Jami Perumahan Harapan Kita*
Jl. Menur 3 Blok A Perum Harapan Kita Tangerang
https://www.google.com/maps/place/6°13'11.2"S+106°35'54.6"E/@-6.2197676,106.5984955,17z

💰 *Charge : Rp.15.000,-*
💳 Transfer ke : *BCA*
*Supriyanti Budiani*
*723-501-2294*

Daftarkan diri anda ke Link berikut ini
https://goo.gl/forms/xUwkLqUtdsiiyawm1

*Contact Person 📲 WA/HP :*  *Noni* 081297838410